HUBUNGAN PERSONAL HIGIENE TERHADAP KEJADIAN TYPOID DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WERU KABUPATEN SUKOHARJO

Authors

  • Mega Sapta Utami Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Respati Yogyakarta
  • Sukismanto Sukismanto Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Respati Yogyakarta
  • Elisabeth Deta Lustiyati Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Respati Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.35842/mr.v0i0.431

Keywords:

Personal Hygiene, Typhoid

Abstract

Latar Belakang: Typoid menyerang semua penduduk disemua negara, seperti penyakit menular lainnya, tergantung lokasi, kondisi lingkungan setempat, dan prilaku masyarakat. Kurangnya pemeliharaan kebersihan merupakan penyebab paling sering timbulnya penyakit typoid.Kasus demam typoid di Kabupaten Sukoharjo masih cukup tinggi, dan setiap tahunnya kasus typoid mengalami kenaikan dari tahun 2012 sampai 2014 tercatat sebanyak 17.616 kasus typoid.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan personal hygiene terhadap kejadian typoid di wilayah kerja puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo.

Metode: Rancangan penelitian ini adalah analitik observasi, dengan desain case control. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo. Populasi kasus semua penderita tifoid bulan Januari-Juli 2016 berdasarkan rekam medik. Populasi kontrol bukan dari penderita tifoid. Sampel penelitian 35 responden kasus dan 35 responden kontrol. Instrumen penelitian menggunakan
kuesioner. Analisis menggunakan chi-square (bivariat), dengan α=0,05 dan 95 % confi dent interval.

Hasil: Pada analisis bivariat terdapat terdapat hubungan antara mencuci tangan dengan sabun dengan kejadian typoid (OR=4.792, CI=1,741–13,188, p- alue=0,001, x2=9,689), terdapat hubungan antara memperhatikan kebesihan kuku dengan kejadian typoid (OR=4,008, CI=1,428–11,247, p-value=0,001, x2 =7,295), terdapat hubungan antara kebiasakan mencuci bahan makanan mentah yang akan dimakan langsung dengan kejadian typoid (OR=4,333, CI=1,569–11,967, p-value=0,000, x2
=8,400). Kesimpulan: Terdapat personal higiene terhadap
kejadian typoid di wilayah kerja puskesmas Weru Kabupaten Sukoharjo.

References

Aminuddin.(2009). Mengenal dan menanggulangi penyakit perut. Jakarta : CV. Putra Setia

Kepmenkes RI. (2013). Profi l Pengendalian Penyakit Dan Penyehata Lingkungan. Jakarta : Direktorat Jendral PP & PL

Riskesdas. (2007). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Provinsi Jawa Tengah 2007. Jakarta : badan penelitian dan pengembangan kesehatan departemen kesehatan RI.

Puskesmas, (2014). Profi l Kesehatan Puskesmas Weru Tahun 2014. Sukoharjo : puskesmas weru

Padila. (2013). Asuhan Keperawatan Penyakit Dalam. Yogyakarta : Nuha Medika

Masitoh, Dewi. (2009). Hubungan Antara Hygiene Perorangan Dengan Kejadian Demam Typoid Pada Pasien Rawat Inap Dirumah Sakit Sultan Hadlirin : jepara

Maryunani, Anik. (2013). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Jakarta : CV. Trans Info Media

Eunike, Henry, dan Vandry. (2014). Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Demam Tifoid di Wilayah Krja Puskesmas Tumaras Jurnal kesehatan vol.3 (2)

Downloads

Additional Files

Published

2017-07-15