IDENTIFIKASI DAN PRAEVALUASI KADAR LINIER ALKILBEZENE SULFONATE (LAS/SLES) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI LAMAT MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG

Marius Agung Sasmita Jati

Abstract


Identifikasi dan evaluasi kadar Linier Alkilbenzene Sulfonate telah dilakukan pada DAS Lamat Muntilan. Kajian mengenai kadar LAS berupa SLES (Sodium Lauril Eter Sulfat) telah dilakukan sebagai pendekatan banyaknya penggunaan detergen bermerk.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Linier Alkilbenzene Sulfonat (LAS) secara konsisten dan membandingkannya dengan baku mutu air yang telah disepakati secara nasional. Penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis dengan memanfaatkan interaksi ion Metilen Biru dengan surfaktan anionik dalam pelarut kloroform dan diukur pada panjang gelombang 652 nm dengan mengabaikan interferensi senyawa anion kesadahan air.

Data yang dihasilkan yaitu rerata konsentrasi SLES musim kemarau pada Dusun Jagalan sebesar 1,03 ppm atau mg/L, sedangkan konsentrasi SLES pada Dusun Pepe sebesar 1,31 ppm atau mg/L dan konsentrasi SLES pada Dusun Balemulyo sebesar 1,36 ppm atau mg/L. Untuk musim penghujan kadar rerata SLES tersebut jauh lebih kecil dibandingkan musim kemarau yaitu 0,03 ppm.

Kadar tersebut melampaui dari Peraturan Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor: KEP-02/MENKLH/I/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan adalah tidak layak dikonsumsi secara langsung maupun tidak langsung khusus untuk kebutuhan manusia namun apabila digunakan untuk hewan dan tumbuhan masih layak.

 

Kata Kunci : LAS, SLES, Muntilan

 

Abstract

Identification and Evaluation of Linear levels Alkylbenzene Sulfonate was conducted on Lamat Watershed in Muntilan. The Study of LAS levels or SLES (Sodium lauryl ether sulfate) was carried out a number of approaches from among detergent used.

The Research had aims to determine the extent of LAS level consistently and comparing toward standart water quality which were agreed nationwide. Research Methods used UV-Vis Spectrophotometer based on ion interaction of methylene blue and anionic surfactant in chloroform phase then measured in 652 nm by ignoring interference anion water hardness.

The result were 1.03 ppm of Jagalan Village, 1.31 ppm of Pepe Village and 1.36 ppm of Balemulyo Village in rainy season. In dry season, the level of SLES reached 0,03 ppm lower than rainy season.

Levels exceeded Of Regulation of the Minister of State for Civil and Environment No. KEP-02 / MENKLH / I / 1988 Concerning about Determination Guidance Standard Quality Environment was not suitable for consumption directly or indirectly to Human Needs, but when used to consume animals and Still worth the plants.

 

Keyword: LAS, SLES, Muntilan


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35842/mr.v12i3.19

Article Metrics

Abstract view : 318 View
PDF - 105 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Medika Respati

Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan indexed by:

   Crossref  Google Scholar