PENGEMBANGAN FORMULA ENTERAL BERBASIS LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) DAN TEMPE KEDELAI (GLYCINE MAX L.) “BULAMI” UNTUK DIABETES MELITUS

Authors

  • Uswatun Hasanah Mardani Poltikenik kesehatan Malang
  • Yohanes Kristianto Program Sarjana Terapan Gizi Dietetika, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Malang
  • Etik Sulistyowati Pendidikan Profesi Dietisien, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Malang

DOI:

https://doi.org/10.35842/mr.v19i5.1284

Abstract

Latar belakang: Penanganan DM di rumah sakit dilakukan dengan pemberian formula enteral. Masalah yang sering muncul adalah harga yang relatif tinggi, daya terima pasien terhadap rasa, aroma masih rendah. Sehingga perlu pengembangan formula enteral berbasis tepung labu kuning dan tepung tempe kedelai sebagai alternatif pada diabetes melitus. Tujuan: Untuk mengembangkan formula enteral berbasis tepung labu kuning (Cucurbita moschata) dan tepung tempe kedelai (Glycine max L.). Metode: Pengembangan formula enteral dilakukan desain trial and error dengan menentukan proporsi tepung labu kuning dan tepung tempe kedelai untuk mendapatkan hasil kandungan gizi, kemampuan alir mengalir, viskositas dan osmolaritas, mutu hedonik, color difference ratio, dan taraf perlakuan terbaik. Hasil: Formula terpilih pada perlakuan (F3) memperoleh kandungan gizi 1112,10 kkal, protein 47,78 gram, lemak 50,48 gram, 118,70 gram, serat pangan serat 14,36 gram, dan air 10,01 gram dengan standar pembanding RS yaitu 1210 kkal, protein 37,2 gram, lemak 48 gram, karbohidrat 138 gram, dan serat 19,2 gram. Kemampuan alir selang NGT mengalir dengan volume 50 ml, 24 detik, dan suhu 45°C. Viskositas 8 (mPa’s) dan Osmolaritas 304 mOsm/L. Mutu hedonik pada aspek aroma, rasa, warna, tekstur, dan after taste tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Pengembangan formula enteral BULAMI, formula F3 (tepung labu kuning:tepung tempe kedelai dengan perbandingan 55:45) menjadi pilihan terbaik menurut panelis.

Additional Files

Published

2025-02-19

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)