STUDI FENOMENOLOGI PEREMPUAN HIV: MAKNA KEHIDUPAN DI TENGAH STRES DAN STIGMA DI KABUPATEN KEBUMEN JAWA TENGAH
Abstract
Latar belakang: HIV (Human Immunodeficiency Vius) masih menjadi masalah kesehatan yang kompleks, terutama bagi perempuan yang menghadapi stigma dan tekanan psikologis. Di Kabupaten Kebumen, 70% perempuan dengan HIV mengalami stres akibat diskriminasi dan penolakan sosial. Tujuan: Untuk Mengeksplorasi makna kehidupan di tengah stres dan stigma yang dialami perempuan dengan HIV. Metode : Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data diperoleh dari indepth interview dan triangulasi data, melibatkan 15 informan primer dan 5 informan sekunder untuk triangulasi data dari informan primer. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, dianalisis menggunakan thematic content analysis, dan didapatkan 8 tema. Hasil: Perempuan menemukan makna hidup melalui dukungan keluarga, ibadah, serta aktivitas sosial. Strategi koping yang digunakan meliputi penerimaan diri, spiritualitas, dan dukungan komunitas. Stigma sosial masih menjadi tantangan besar, dukungan dari keluarga dan komunitas berperan penting dalam membangun ketahanan mental. Kepatuhan terhadap terapi ARV (Antiretroviral) cukup tinggi, didorong oleh rasa tanggung jawab terhadap anak dan keinginan menjaga kesehatan. Kesimpulan: Edukasi masyarakat untuk mengurangi stigma, peningkatan layanan kesehatan ramah ODHIV (Orang Dengan HIV), dan penguatan komunitas dukungan. Informan disarankan untuk patuh berobat, memperkuat spiritualitas, dan aktif dalam kegiatan positif untuk meningkatkan kualitas hidup.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





