KONSUMSI TEH DAUN KELOR MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI
DOI:
https://doi.org/10.35842/mr.v20i3.1347Abstract
Latar belakang: Produksi ASI yang tidak optimal merupakan salah satu penyebab utama rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal memiliki kandungan fitoestrogen, vitamin, dan mineral yang dapat merangsang produksi ASI. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian teh daun kelor terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode : desain pra-eksperimental one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 30 ibu menyusui yang mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI. Intervensi dilakukan dengan memberikan teh daun kelor dua kali sehari selama tujuh hari. Volume ASI, frekuensi menyusui, dan kecukupan ASI diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil: Pemberian teh daun kelor secara signifikan meningkatkan jumlah produksi ASI (p = 0,000) dan kecukupan ASI, namun tidak signifikan terhadap frekuensi menyusui. Kesimpulan: Teh daun kelor efektif digunakan sebagai intervensi alami untuk meningkatkan produksi dan kecukupan ASI, sehingga dapat direkomendasikan dalam praktik kebidanan komunitas untuk mendukung program ASI eksklusif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





