FAKTOR GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULAR PADA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)
DOI:
https://doi.org/10.35842/mr.v20i2.1316Abstract
Latar belakang: Keberhasilan peningkatkan kesehatan masyarakat dalam suatu negara, bisa dinilai melalui salah satu indikator yaitu menurunnya angka kematian bayi (AKB). Salah satu penyebab tingginya AKB adalah berat badan lahir rendah (BBLR). BBLR adalah suatu keadaan dimana bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram yang dapat berdampak serius terhadap tumbuh kembangnya. Faktor resiko penyebab BBLR adalah preeklampsia dan hipertensi pada saat ibu hamil, mengakibatkan berkurangnya alirah darah ke plasenta dan pertumbuhan janin terhambat. Tujuan: Untuk mengetahui seberapa besar factor gangguan sistem kardiovaskuler pada kehamilan dengan kejadian BBLR. Metode : Anak yang lahir di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno periode Agustus 2024-Januari 2025. Pengambilan sampel yang digunakan adalah fixed disease sampling, menggunakan perbandingan 1:1, diperoleh sebanyak 30 anak dengan BBLR (kelompok kasus) dan 30 anak tidak BBLR (kelompok kontrol) total sampel 60 anak. Hasil: Ibu dengan Riwayat preeklamsi pada kehamilan memiliki resiko anak untuk BBLR 0.79 kali dibandingkan dengan ibu yang tidak memiliki Riwayat preeklamsi (OR=0.79 ;CI 95%=0.19 hingga 3.21; p=0.737). Ibu dengan riwayat hipertensi gestasional pada kehamilan memiliki resiko anak untuk BBLR 7.96 kali dibandingkan dengan ibu yang tidak memiliki Riwayat hipertensi gestasional (OR=7.96 ;CI 95%=2.45 hingga 25.85; p=0.001). Kesimpulan: Efek preeklamsi tidak selalu menyebabkan kejadian BBLR dan terdapat efek hipertensi gestasional terhadap kejadian BBLR.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





