This is an outdated version published on 2025-02-25. Read the most recent version.

PENGARUH TERAPI PIJAT TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI

Authors

  • Athica Oviana Universitas Perintis Indonesia
  • Yenda Hasnita Universitas Perintis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35842/mr.v19i5.1276

Abstract

Latar belakang: Perkembangan masa bayi merupakan periode yang sangat penting dalam kehidupan manusia karena banyak perkembangan fisik, kognitif, dan sosial yang terjadi pada saat ini. Pijat bayi efektif dalam mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur bayi, sehingga dapat menjadi alternatif terapi untuk mengatasi stres dan gangguan tidur pada bayi. Salah satu cara untuk menjaga kualitas tidur adalah dengan terapi pijat, karena dengan dipijat akan mengurangi gangguan tidur pada bayi dan akan meningkatkan kualitas tidur pada bayi. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terapi pijat dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. Metode : Penelitian pre experimental design dengan rancangan penelitian one grup pre test-post test design. Penelitian dilakukan di Shabil Mom, Kids, Baby and SPA Padang Panjang. Populasi dalam penelitian adalah semua bayi usia 0-12 bulan di Shabil Mom, Kids, Baby and SPA yang berjumlah 20 orang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner PSQI (The Pittsburgh Sleep Quality Index). Data dianalisis dengan uji statistik non parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: sebagian besar 90 % responden mengalami kualitas tidur yang baik, dengan rata-rata kualitas tidur bayi sebelum dilakukan terapi pijat 4,40 dengan skore min 0 dan skore max 7. Sedangkan setelah dilakukan terapi pijat memiliki rata-rata kualitas tidur 2,45 dengan skore minimal 0 dan skore maksimal 7. Kesimpulan: Ada pengaruh dilakukannya terapi pijat terhadap peningkatan kualitas tidur bayi.

Published

2025-02-25

Versions

Section

Artikel