COOKIES MODIFIKASI READY TO USE THERAPEUTIC FOOD (RUTF) BERBASIS TEPUNG PISANG SUBSTITUSI KACANG- KACANGAN
DOI:
https://doi.org/10.35842/mr.v19i5.1222Abstract
Latar belakang: Pisang kepok (Musa paradisiaca L), kacang hijau (Vigna radiata L) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) merupakan bahan pangan lokal yang dapat diolah menjadi cookies sebagai modifikasi RUTF untuk alternatif makanan terapi yang mudah cerna, aman dan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan balita gizi buruk. Tujuan: Untuk mengetahui nilai gizi, kadar asam lemak trans dan daya terima cookies modifikasi RUTF. Metode : Penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap 2 kali ulangan, terdiri dari 2 formulasi. Formulasi 1 dengan substitusi tepung kacang hijau 10 gram (H1), 20 gram (H2), 30 gram (H3), dan formulasi 2 dengan subtitusi tepung kacang merah 10 gram (M1), 20 gram (M2), 30 gram (M3). Analisis data uji daya terima panelis agak terlatih menggunakan uji Friedman, nilai zat gizi diuji dengan ANOVA dan Kruskal-Wallis dan daya terima pada balita dianalisis secara deskriptif. Hasil: Ada perbedaan kadar energi, lemak, dan karbohidrat, dan tidak ada perbedaan kadar protein pada cookies substitusi kacang hijau. Ada perbedaan kadar protein, lemak, dan karbohidrat, dan tidak ada perbedaan kadar energi pada cookies substitusi kacang merah. Asam lemak trans tidak terdeteksi. Tidak ada perbedaan daya terima panelis terhadap rasa, aroma, warna, dan tekstur cookies substitusi kacang hijau dan ada perbedaan daya terima terhadap rasa dan warna cookies substitusi kacang merah. Tidak perbedaan daya terima balita pada cookies substitusi kacang hijau 20 gram dan 30 gram, ada perbedaan daya terima balita pada cookies substitusi kacang merah 10 gram dan 20 gram. Kesimpulan: Substitusi kacang - kacangan mempengaruhi nilai gizi, dan daya terima cookies.
References
Aditiya, A. P. , & I. R. (2023). ). Tepung Biji Labu Kuning Sebagai Snack Tinggi Zat Besi. Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya.
Agustini, I. A. S. S. I. K. P. I. Dw. G. M. (2018). Pembuatan Produk Ready to Use Therapeutic Food (RUTF) dengan Kombinasi Kacang Tanah dan Kacang Hijau. Edia Ilmiah Teknologi Pangan, 5(1), 11–18.
Amelia Safira, S. , G. M. , D. M. , M. G. P. (2022). Sifat Organoleptik Dan Nilai Gizi Cookies Soygreen Formula Tepung Kacang Hijau Dan Tepung Kacang Kedelai Organoleptic Properties and Nutritional Value of Soygreen Cookies Formula Green Bean Flour and Soybean Flour. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), 1028–1040.
Astuti Lamid, dan. (2012). Komposisi gizi dan daya terima RUTF Komari; dkk (Vol. 35, Issue 2).
Bahwere, P., Akomo, P., Mwale, M., Murakami, H., Banda, C., Kathumba, S., Banda, C., Jere, S., Sadler, K., & Collins, S. (2017). Soya, maize, and sorghum-based ready-to-use therapeutic food with amino acid is as efficacious as the standard milk and peanut paste-based formulation for the treatment of severe acute malnutrition in children: a noninferiority individually randomized controlled efficacy clinical trial in Malawi. The American Journal of Clinical Nutrition, 106(4), 1100–1112. https://doi.org/10.3945/ajcn.117.156653
Hardisari, R. , A. N. (2016). Manfaat Prebiotik Tepung Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica) terhadap Pertumbuhan Probiotik Lactobacillus casei secara In Vitro. J. Teknologi Laboraturium , 5(2), 64–67.
Harris RS, K. E. (1989). Evaluasi gizi pada pengolahan bahan pangan (Achmadi S, Ed.; 4th ed.). Penerbit ITB.
Indah Nuraeni, et. al. (2022). Karakteristik Sensori Cookies Bersubstitusi Tepung Pisang Kepok Dan Disuplementasi Tepung Cangkang Telur Ayam. Journal of Nutrition College, 11(1), 75.
Istinganah, M. , R. R. , & W. E. N. (2017). Tingkat Kekerasan dan Daya Terima Biskuit dari Campuran Tepung Jagung dan Tepung Terigu dengan Volume Air yang Proporsional. . Jurnal Kesehatan, 10(2), 83.
Karouw, S. , S. H. P. , U. T. (2013). Sintesis Ester Metil Rantai Medium dari Minyak Kelapa dengan Cara Metanolisis Kimiawi. Agritech , 33(2), 182–188.
Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Tatalaksana Gizi Buruk pada Balita.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Fomula Ready to Use Therapeutic Bisa Atasi Balita Wasting. Https://Www.Kemkes.Go.Id/Article/View/19061400002/Ready-to-Use-Therapeutic-Food-Rutf-for-Wasting-Treatment.Html#:~:Text=RUTF%20merupakan%20makanan%20pemulihan%20untuk,Datang%20ke%20pusat%20pelayanan%20kesehatan.
Kesehatan, J. I., Husada, S., Arisandi, R., & Dokter, P. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Picky Eating Pada Anak Factors Influencing the Picky Eating Occurrance in Children. JIKSH, 10(2), 238–241. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.158
Komari., & Lamid, A. (2012). Komposisi Gizi dan Daya Terima Makanan Terapi:Ready to Use Therapeutic Food Untuk Balita Gizi Buruk. Penel Gizi Makanan, 35(2), 159–167.
Lestari TI, Nurhidajah N, Y. M. (2018). Kadar Protein, Tekstur, dan Sifat Organoleptik Cookies Yang Disubstitusi Tepung Ganyong (Canna edulis) dan Tepung Kacang Kedelai (Glycine max L.). Jurnal Pangan Dan Gizi, 1(1).
Lolodatu, Es., Purwijatingngsih, LME., Pranata, F. (2015). Kualitas Non Flaky Crackers Coklat dengan Variasi Substitusi Tepung Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca forma typica). Jurnal Teknobiologi. Jurnal Teknobiologi, 1–14. http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/7677
Manley, D. (2011). Manley’s technology of biscuits, crackers and cookies: Fourth edition.
Marten, B. , P. M. dan S. J. (2006). Medium-chain triglycerides : Review. International Dairy Journal , 16, 1374–1382.
Noer ER, Rustanti N, E. L. (2014). Karakteristik Makanan Pendamping Balita yang Disubstitusi Dengan Tepung Ikan Patin dan Labu Kuning. 2.
Nurhalimah, L. , F. S. , & N. D. (2012). Kandungan Gizi Dan Daya Terima Makanan Tambahan Ibu Hamil Trimester Pertama. Food Science and Culinary Education Journal, 1(1), 19–25.
Nurlita, H. & A. N. (2017). Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L) Dantepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Terhadap Penilaian Organoleptikdan Nilai Gizi Biskuit. J. Sains Dan Teknologi Pangan, 2(3), 562–574.
Prabawati, S. , S. dan S. D. A. (2018). Teknologi Pascapanen dan Pengolahan Buah Pisang. Balai Besar dan Pengembangan Pascapanen Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Rahmawati H, R. N. (2013). Pengaruh Substitusi Tepung Tempe dan Ikan Teri Nasi (Stolephorus sp.) terhadap Kandungan Protein, Kalsium dan Organoleptik Cookies. J Nutr Coll, 2(3), 382–390.
Rakhmawati N, A. B. P. D. (2014). Formulasi dan evaluasi sifat sensoris dan fisikokimia produk flakes komposit berbahan dasar tepung tapioka, tepung kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) dan tepung konjac (Amorphophallus oncophillus). Jurnal Teknosains Pangan, 3(1), 64–74.
Rumida, R. , B. T. L. , M. M. , & S. G. (2023). Pengaruh Penambahan Berbagai Bahan Makanan terhadap Daya Terima dan Kadar Protein Cookies Sebagai PMT untuk Balita Stunting. . Amerta Nutrition, 7(3), 434–441.
Schoonees A, L. M. M. A. N. E. V. J. (2017). Ready-to-use therapeutic food (RUTF) for home-based nutritional rehabilitation of severe acute malnutrition in children from six months to five years of age (Review). The Cochrane Collaboration. Published by John Wiley & Sons, Ltd.
Utami AP, Wahyuni S, M. (2016). Analisis Penilaian Organoleptik dan Nilai Gizi Cookies Formulasi Tepung Wikau Maombo. Sains Dan Teknol Pangan, 1(1), 79–85.
Vijay D. Wagh and Bhawesh R. Deore. (2015). Ready to Use Therapeutic Food (RUTF): An Overview. Advances In Life Sciences And Health , 2(1), 1–15.
YN Azizah, D. A. D. Muhammad. (2014). Formulasi dan Kajian Nasi Jagung (Zea Mays L) Instan yang Disubstitusi Tepung Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus). Jurnal Teknosains Pangan, 3(1), 84–95.
Downloads
Published
Versions
- 2025-02-20 (4)
- 2025-02-19 (3)
- 2025-02-19 (2)
- 2025-02-19 (1)





